top of page
Cari
  • Gambar penulisurbanjakartad8

Kendaraan Pribadi Diadang Gage hingga Macet Bikin TOD Makin Dilirik


Jakarta - Pemerintah makin gencar menata kawasan perkotaan salah satunya untuk mengurai kemacaten yang kian parah Salah satu yang akan diterapkan di depan mata yaitu mengikuti konsep negara kota Singapura dengan "memaksa" masyarakat menggunakan transportasi publik dan memberlakukan berbagai aturan baru pengguna kendaraan pribadi sehingga pengguna kendaraan pribadi akan mengeluarkan biaya yang lebih mahal, seperti pajak, parkir, dan lainnya.


Secara bertahap hal itu telah mulai diterapkan oleh pemerintah seperti biaya balik nama kendaraan yang kini naik hingga 12,5 persen sejak tahun lalu hingga biaya jalan tol yang secara progresif juga terus naik. Di Jakarta misalnya, ada penerapan ganjil-genap (Gage), muncul jalan berbayar yang akan segera diterapkan di 18 ruas, hingga biaya parkir yang dinaikkan menjadi Rp60 ribu/jam.

Belum berhenti sampai di situ, pemerintah juga telah mengemukakan rencana untuk menghilangkan subsidi BBM sehingga pengendara kendaraan pribadi harus menggunakan pertamax (walaupun ditunda sementara). Berbagai penerapan aturan ini akan diterapkan dengan menempelkan stiker hologram radio frequency identification (RFID) untuk mengintegrasikan seluruh komponen tadi sehingga kian membatasi pengguna kendaraan pribadi dengan biaya yang tinggi.


Berbagai penjabaran di atas akan membuat kawasan-kawasan hunian dengan basis transportasi masal seperti KRL, MRT, maupun LRT atau transit oriented development (TOD) makin dicari. Mengutip Jakarta Smart City, TOD merupakan salah satu perwujudan konsep smart living dan smart mobility sebagai dua indikator kota pintar yang terus dikembangkan di Jakarta dengan mengadopsi sistem transportasi publik dan tata kota untuk memudahkan aktivitas warga.



TOD sebagai sebuah konsep wajib di kota-kota besar untuk menciptakan lingkungan yang dinamis, layak dihuni, dan mendukung kelestarian lingkungan dengan budaya berjalan kaki dan untuk itu disediakan banyak fasilitas yang berkualitas dan saling terhubung. Penerapan TOD juga melibatkan proses penataan dan revitalisasi kota, pembaruan daerah suburban, dan lainnya untuk memastikan sebuah kawasan nyaman ditinggali. Satu aplikasi kawasan TOD disebut bisa mengurangi konsumsi energi hingga 85 persen.


Proyek TOD Urban Suites di Jalan Caman Raya, Jatibening, Bekasi misalnya, dijadikan proyek percontohan oleh Pemkot Bekasi untuk penerapan kawasan hunian masa depan yang terintegrasi kereta ringan LRT di kawasannya. Salah satu aspek penting TOD terkait transportasi yaitu kebutuhan keamanan, kenyamanan, dan mempersingkat waktu untuk mobilitas setiap hari dengan biaya yang terjangkau.


"TOD menjadi solusi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat penghematan dengan berlakunya beberapa penerapan aturan pengetatan kendaraan pribadi. Hal ini membuat unit properti seperti Urban Suites yang kami tawarkan memberikan value lebih terkait tren hunian di konsep TOD," ujar Firdaus Fahmi, Direktur Marketing URBN.


Dalam berbagai kesempatan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap mengungkapkan, saat ini penduduk Jakarta mengeluarkan biaya rata-rata untuk transportasi mencapai 30 persen dari gajinya dan porsinya menjadi lebih besar untuk warga di luar Jakarta yang bekerja menggunakan kendaraan pribadi. Secara hitungan kasar, bila situasi ini dipertahankan saat kebijakan pemerintah telah mulai tadi, maka porsi biaya transportasi bisa mencapai 70 persen dari gaji.


Hal ini membuat pilihan bagi mayoritas kalangan pekerja di CBD Jakarta langsung terbatas karena biaya yang tinggi untuk transportasi kendaraan pribadi dan memiliki hunian di Jakarta juga makin sulit dengan harga yang sudah sangat mahal. Firdaus menyebut hal inilah yang membuat unit Urban Suites bisa menjadi bentuk investasi yang perlu dicermati memasuki tren hunian tod pada tahun 2022 ini.


Dengan dukungan Pemkot Bekasi yang menjadikan proyeknya sebagai percontohan, Urban Suites menghadirkan semua konsep TOD dengan 0 meter ke Stasiun Cikunir 1-Jatibening dan fasilitas lain yang serba nyaman dan canggih. Kawasannya juga menyediakan mal besar dengan berbagai tenant ternama, hotel, dan berbagai fasilitas lainnya yang bisa diakses dengan nyaman cukup berjalan kaki.


Urban Suites juga menjadi kawasan interchange baru yang akan terus ditata oleh Pemkot Bekasi. Hal ini karena lokasinya yang berada di exit tol Jatibening dan merupakan perbatasan dengan wilayah Jakarta Timur. Dari exit tol Jatibening ini hanya 200 meter untuk langsung masuk ke basemen Urban Suites. Kemudahan lain terkait konsep maupun fasilitas kawasannya bisa dilihat di www.urbansuites.co.id.


"Berbagai keunggulan terkait konsep hunian yang ditawarkan di kawasan TOD saat ini ditawarkan dengan harga yang masih terjangkau. Dengan konsep kawasan Urban Suites yang memiliki captive market besar sementara unit yang dipasarkan terbatas. Saat ini harga perdana tipe studio kami harganya Rp600 jutaan dengan promo furnitur. Masih ada kesempatan untuk mendapatkan produk TOD dengan mudah, informasinya ada di Instagram @urbansuites.co.id," jelasnya.


Sumber:

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page